Cara Mengatasi Kesulitan Dalam Menyusui

Cara Mengatasi Kesulitan Dalam Menyusui

Cara mengatasi kesulitan dalam menyusui | Problematika ibu bekerja hampir semua sama. Kekhawatiran tidak bisa menyusui secara ekslusif, padahal bayi masih sangat membutuhkan ASI anda.

Cara Mengatasi Kesulitan Dalam MenyusuiMenyusui membutuhkan pengorbanan waktu, dedikasi dan usaha. Proses menyusui memang alami, tapi bukan berarti mudah dilakukan, tapi manfaatnya akan tak terkira bagi perkembangan kecerdasan dan daya tahan tubuh si klecil . Akan banyak kendala yang akan anda alami saat menyusui.

Yang pasti, semua ada solusi untuk kendala-kendala menyusui. Segala cara harus dihadapi agar bayi tetap mendapat ASI. Solusinya adalah mendapat nasihat dan pertolongan dari dokter atau bidan. Nah, kali ini kami akan membantu sobat mengatasinya. Yuk disimak.

#Puting Datar

Puting susu datar atau flat nipples sering membuat ibu khawatir tidka dapat menyusui bayinya. Jangan risau, selama hamil puting susu akan menjadi lentur. Lagi pula bayi tidak menghisap ASI dari puting tapi dari aerola (daerah kehitaman payudara).

Solusi :

-Tarik puting dengan nipple puller sebelum menyusui.
-Kadang-kadang puting datar terjadi akibat perlekatan yang menyebabkan saluran susu lebih pendek dari biasanya. -Atasi dengan nipple former saat hamil. Alat yang mirip breast pada ini dikenakan di atas payudara dan lubang pada nipple former akan membuat puting menonjol keluar.

#Puting Nyeri

Penyebab utama gangguan ini adalah posisi menyusui yang tidak benar, yaitu sebagian besar aerola tidak masuk ke dalam mulut bayi, sehingga dia hanya menghisap puting payudara. Akibatnya, dia kesulitan mendapat ASI dan berusaha keras menggigit puting hingga lecet.

Solusi :

-Bila luka nyeri tak tertahan, konsultasikan ke dokter, kemungkinan perlu diolesi salep antibiotika atau antijamur.
Jangan lupa bersihkan dulu puting sebelum menyusui

#Payudara Bengkak

Bila ASI sudah penuh dan diperah namun tidak keluar, kemungkinan besar terjadi sumbatan. Itulah yang menyebabkan payudara bengkak (engorgement atau swollen breast).

Solusi:

-Susui bayi sesering mungkin setiap 2-3 jam sekali meskipun Anda harus membangunkan bayi.
Kompres payudara dengan air dingin selama beberapa menit seusai menyusui untuk menghilangkan rasa sakit.
Ketika bayi menyusu, urut payudara ke arah puting untuk merangsang aliran ASI.

Apapun tantangan dan kesulitan yang dihadapi, Bunda, jangan pernah menyerah untuk terus memberikan ASI untuk bayi. Tetap fokus dan galang dukungan dari orang-orang di sekitar akan sangat membantu. Sekian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat. Terus kunjungi situs https://caramengobatipenyakitepilepsiblog.wordpress.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, karena kami akan update setiap hari.

Cara Mengatasi Kesulitan Dalam Menyusui

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s